Perancangan Board Game “Calligraphy For Fun“ sebagai Media Edukasi Pengenalan Khot untuk Meningkatkan Minat Siswa Ekstrakulikuler Kaligrafi di MA Nurul Huda Sukabumi
Keywords:
kaligrafi, Seni Islam, Ekstrakulikuler, permainanAbstract
Kaligrafi atau khath merupakan salah satu cabang seni Islam yang menarik untuk dipelajari. Kaligrafi Islam sering disebut sebagai “seninya seni Islam” (the art of Islamic art), yang menunjukkan bahwa kaligrafi memiliki makna yang luhur sekaligus indah (Sirojuddin A.R.). Seni kaligrafi dalam Islam merupakan perpaduan antara keindahan visual dan makna spiritual yang mendalam. Seni ini berfungsi sebagai sarana dakwah, ibadah, dan pendidikan (M. Dzaki). Penerapan pembelajaran kaligrafi di lingkungan pendidikan formal, khususnya melalui kegiatan ekstrakurikuler, diharapkan dapat mempermudah siswa dalam mempelajarinya. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran kaligrafi masih menghadapi beberapa kendala, seperti rendahnya minat siswa, kesulitan memahami jenis khat, serta keterbatasan waktu belajar.Untuk menjawab permasalahan tersebut, peneliti merancang sebuah media pembelajaran interaktif berupa board game edukatif berjudul “Kaligrafi is Fun” (Kaligrafi Itu Menyenangkan). Permainan ini dikembangkan berdasarkan kaidah-kaidah kaligrafi dari berbagai sumber dan menerapkan metode Hamidi sebagai dasar teknik penulisan, dengan fokus pada dua jenis khat, yaitu tsulus dan riq‘ah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner kepada siswa peserta ekstrakurikuler kaligrafi di MA Nurul Huda Sukabumi, serta wawancara dengan ahli kaligrafi.