http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/issue/feed Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif 2026-03-03T00:52:14+07:00 Open Journal Systems http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/40 Analisis Komponen Visual Dasar Sinematografi dalam Film Drama Keluarga "Rumah untuk Alie" 2026-03-02T21:58:37+07:00 Desmawati desmawati_dkv22@gmail.com Tulus Rega Wahyuni E tulus@nusaputra.ac.id <p>Sinematografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang bagaimana cara menyatukan kedua unsur yaitu menangkap dan menggabungkan gambar menjadi sebuah rangkaian gambar yang memiliki cerita. Salah satu produk dari sinematografi tersebut adalah sebuah film. Pada film "Rumah Untuk Alie" merupakan karya sinematik yang mengangkat tema kekuatan hubungan antara keluarga, perjuangan dan harapan seorang anak perempuan dalam menghadapi berbagai macam konflik dalam kehidupannya. Dalam dunia Desain Komunikasi Visual, film bisa dijadikan sarana komunikasi visual yang dapat menyampaikan sebuah pesan, emosional, dan sosial melalui elemen visual yang terdapat pada sinematografi. Analisis ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana elemen visual dalam sinematografi seperti komposisi gambar, pencahayaan, warna,&nbsp; pergerakan kamera, dan sudut pandang, dapat memperkuat tema emosional dalam film "Rumah Untuk Alie", serta membangun keterlibatan afektif dan psikologis penonton secara mendalam. Penelitian ini diharapkan mampu menawarkan wawasan strategis mengenai bagaimana tata visual dapat memperkuat narasi emosial dan membangun keterlibatan penonton secara afektif.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/41 Analisis Komposisi Visual dan Pencahayaan pada Karya Fotografi Monokrom Hengki Koentjoro 2026-03-02T22:09:24+07:00 Vinkan Feriska Sahara Vinkan.sahara_dv22@nusaputra.ac.id Agus Darmawan agusdarmawandkv@nusaputra.ac.id <p>Fotografi monokrom menekankan peran cahaya, tekstur, dan bentuk dalam menyampaikan ekspresi visual yang kuat. Hengki Koentjoro merupakan fotografer Indonesia yang konsisten berkarya dalam gaya <em>fine art</em> monokrom, dengan ciri khas eksplorasi komposisi dan pencahayaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan komposisi visual dan pencahayaan dalam karya Hengki Koentjoro, serta memahami bagaimana keduanya membentuk kualitas estetis pada fotografi monokrom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi digunakan untuk mengarahkan fokus dan membangun keseimbangan visual, sedangkan pencahayaan menghadirkan suasana dramatik, emosional, dan kontemplatif. Integrasi keduanya membentuk identitas visual khas yang memperkuat estetika fotografi monokrom. Penelitian ini berimplikasi pada pengayaan teori desain komunikasi visual serta memberikan manfaat praktis bagi fotografer dan praktisi seni dalam mengeksplorasi potensi monokrom sebagai medium ekspresi visual.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/42 Analisis Peran Visual Banner pada Iklan Offline terhadap Keputusan Pembelian Generasi Milenial (Studi Perumahan Sentosa Hills Cibadak) 2026-03-02T22:16:14+07:00 Debby Isdaryani debby.isdaryani_dkv19@nusaputra.ac.id Agus Darmawan Agusdarmawandkv@nusaputra.ac.id Rifky Nugraha Rifky.Nugraha@nusaputra.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran visual banner sebagai media iklan offline dalam memengaruhi keputusan pembelian generasi milenial pada sektor properti. Studi kasus dilakukan pada perumahan Sentosa Hills Cibadak, Sukabumi, yang secara aktif menggunakan banner sebagai strategi promosi. Generasi milenial dipilih sebagai fokus penelitian karena merupakan segmen pasar potensial dengan karakteristik unik dalam menerima informasi visual. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui observasi desain banner, wawancara dengan pihak pengembang, serta penyebaran kuesioner kepada konsumen milenial yang menjadi target promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen desain komunikasi visual, seperti warna, tipografi, tata letak, dan pesan visual, berpengaruh signifikan terhadap daya tarik dan keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademis dalam bidang desain komunikasi visual, khususnya terkait pemanfaatan media cetak tradisional di era digital. Selain itu, temuan penelitian ini juga memberikan rekomendasi praktis bagi pengembang properti untuk meningkatkan efektivitas strategi visual branding melalui kualitas promosi menggunakan media banner.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/43 Analisis Semiotika pada Karya Vindy Ariella: Fear and Hesitation 2026-03-02T22:22:57+07:00 M Haikal Nurul Ikhsan m.haikal_dv22@nusaputra.ac.id <p>Seni rupa telah lama melampaui fungsi estetika, bertransformasi menjadi sarana komunikasi, kritik sosial, dan yang paling krusial, terapi psikologis (katarsis). Penelitian ini mengkaji lukisan <em>"Fear in Hesitation" </em>(2014) karya Vindy Ariella, seorang penyintas gangguan bipolar dan pendiri Bipolar Care Indonesia, yang menjadikan kanvas sebagai medan juang dan jurnal emosional. Permasalahan yang diuraikan adalah analisis semiotika pada lukisan, menjabarkan bagaimana struktur tanda visual bekerja untuk mengkomunikasikan kerentanan emosional, dan menganalisis peran karya tersebut sebagai antitesis terhadap narasi kepura-puraan <em>(idealized self) </em>yang diasosiasikan dengan isu narsistik di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus tunggal instrumental, didukung oleh kerangka teoretis Semiotika Struktural Ferdinand de Saussure dan Prinsip Psikologi Gestalt untuk menjamin analisis struktural dan perseptual. Data bersumber dari citra visual lukisan dan pernyataan kontekstual seniman. Hasil analisis menunjukkan bahwa elemen visual seperti skema warna monokrom, sapuan kuas tebal <em>(impasto), </em>dan figur meringkuk (Penanda) berkonvergensi untuk merepresentasikan Petanda konotatif berupa depresi akut, isolasi, dan paranoia yang dipicu oleh tekanan pikiran dan stigma sosial. Kesimpulannya, lukisan ini berfungsi sebagai sistem tanda visual yang mendokumentasikan perjuangan batin penyintas bipolar dan menjadi medium katarsis yang efektif, mengubah penderitaan menjadi bahasa visual yang membebaskan.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/44 Analisis Semiotika Roland Barthes pada Poster Billboard X-Men Apocalypse 2026-03-02T22:29:44+07:00 Aldi Erlangga aldi.erlangga_dv21@nusaputra.ac.id <p>Poster film merupakan media komunikasi visual yang tidak hanya berfungsi sebagai alat promosi, tetapi juga sebagai sarana penyampai makna sosial dan ideologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana sistem tanda pada poster film <em>X-Men: Apocalypse </em>(2016) membentuk representasi kekerasan terhadap perempuan. Metode yang digunakan adalah analisis semiotika Roland Barthes, yang meliputi tiga tingkatan makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil analisis menunjukkan bahwa tanda-tanda visual pada poster memperkuat narasi patriarkal dengan menempatkan laki-laki sebagai subjek dominan dan perempuan sebagai objek penderita. Hal ini berpotensi menormalisasi kekerasan berbasis gender dalam ruang publik melalui media populer.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/45 Analisis Sinematografi dalam Penyampaian Narasi Film Tak Ingin Usai Disini 2026-03-02T22:42:01+07:00 Ira Rahmawati ira.rahmawati_dkv22@nusaputra.ac.id Tulus Rega Wahyuni E tulus@nusaputra.ac.id <p>Film merupakan salah satu bentuk seni visual yang memiliki kekuatan besar dalam menyampaikan pesan emosional dan menggugah pengalaman estetis penontonnya. Penelitian ini berfokus pada analisis sinematografi dalam penyampaian narasi film “Tak Ingin Usai Disini”, sebuah karya yang mengangkat tema kehilangan, kerinduan, dan ketulusan dalam menghadapi perpisahan. Melalui pendekatan visual yang puitis, film ini mampu menciptakan suasana melankolis yang memperdalam makna emosional setiap adegan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik analisis visual dan wawancara semi-terstruktur terhadap lima responden, terdiri dari mahasiswa, karyawan, dan ibu rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri bagaimana elemen sinematografi, seperti pencahayaan, warna, komposisi, dan pergerakan kamera digunakan untuk memperkuat narasi serta menghadirkan kedalaman makna visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tone warna lembut, pencahayaan natural, dan framing yang intim berhasil menggambarkan emosi kehilangan dan cinta secara efektif. Unsur sinematografi dalam film ini tidak hanya berfungsi sebagai pendukung cerita, tetapi juga sebagai medium ekspresif yang membangun ikatan emosional antara penonton dan karakter. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian perfilman Indonesia dan memberikan pemahaman baru tentang kekuatan sinema sebagai media komunikasi visual yang bermakna.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/46 Analisis Visual dan Simbolisme pada Sampul Extended Play (EP) 'Spiritual' Band 510 2026-03-02T22:49:21+07:00 Mohammad Rizal Zulmi Mohammad.rizal_dv21@nusaputra.ac.id Firman Mutaqin firman.mutaqin@nusaputra.ac.id <p>Dalam lanskap industri musik digital kontemporer, desain sampul Extended Play (EP) telah bertransformasi menjadi garis depan komunikasi visual, berfungsi sebagai manifestasi identitas artistik sekaligus gerbang utama bagi audiens untuk memahami tema dan pesan emosional sebuah karya. Berangkat dari pentingnya peran visual ini, penelitian ini berfokus pada analisis mendalam terhadap sampul EP "Spiritual" karya band 510. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis aspek visual dan simbolik yang terkandung di dalamnya dengan menggunakan pendekatan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan studi kasus yang menggabungkan pendekatan Desain Komunikasi Visual (DKV) untuk analisis denotatif dan Semiotika Roland Barthes untuk interpretasi simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampul EP “Spiritual” mengintegrasikan figur malaikat, iblis, dan manusia yang secara visual merepresentasikan dualitas moral dan pergulatan batin yang juga tercermin dalam tema lagu-lagu pada EP tersebut. Penggunaan warna kontras hitam-putih dan fokus cahaya kuning keemasan memperkuat narasi visual tentang perjuangan spiritual dan harapan pencerahan. Temuan ini mempertegas bahwa desain sampul EP tidak hanya sebagai identitas visual, melainkan juga medium komunikasi multi-dimensi yang memperkaya pengalaman audiens terhadap karya musik band 510. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur desain komunikasi visual dan studi budaya populer kontemporer.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/47 Analisis Visual Desain Antar Muka Aplikasi Menggunakan Attention Insight Berbasis AI 2026-03-02T22:54:25+07:00 Amanda Aprilia amanda.aprilia_dkv22@nusaputra.ac.id <p>Penelitian ini dilakukan untuk melihat dan memahami bagaimana tampilan antarmuka aplikasi bekerja di mata pengguna. Dalam prosesnya, digunakan alat bernama Attention Insight yang bisa meniru arah pandangan mata manusia untuk memprediksi bagian mana dari tampilan yang paling menarik perhatian. Dari hasil simulasi yang dilakukan, peneliti ingin mengetahui seberapa besar pengaruh dari tata letak, warna, dan susunan visual dalam suatu desain antrar muka yang menarik perhatian. serta bagaimana cara pengguna menilai tampilan aplikasi. Pendekatan yang dipakai yaitu deskriptif kualitatif, untuk fokus pada beberapa contoh desain antarmuka aplikasi. Hasil analisis dari masing-masing desain dibandingkan menggunakan peta panas (heatmap) yang dihasilkan oleh Attention Insight. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan objek berupa beberapa desain tampilan antarmuka aplikasi.Selain itu, temuan ini juga membantu para desainer untuk menyusun dan menyempurnakan tampilan antarmuka agar lebih menarik, mudah digunakan, dan memiliki fungsi yang optimal.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/48 Eksplorasi Penggunaan Algoritma Generative (AI) dalam Produksi Videografi untuk Pengembangan Konsep Visual Baru, Komposisi Otomatis, dan Inovasi dalam Storytelling 2026-03-02T23:02:53+07:00 Muhammad Ikmal Fauzan Muhammad.fauzan_dv21@nusaputra.ac.id <p>Penelitian ini mengeksplorasi penerapan kecerdasan buatan (AI) generatif dalam bidang videografi sebagai upaya untuk menciptakan inovasi dalam konsep visual, komposisi otomatis, dan storytelling. Perkembangan teknologi AI telah memberikan dampak besar terhadap proses produksi konten kreatif, termasuk dalam ranah videografi yang kini bertransformasi menjadi lebih efisien, adaptif, dan kreatif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka dan studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana algoritma generatif seperti GANs dan deep learning digunakan untuk meningkatkan kualitas hasil visual, mempercepat proses editing, dan menciptakan narasi yang lebih interaktif serta personalisasi terhadap preferensi audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI generatif mampu memperluas batas imajinasi kreator video, mengubah peran videografer dari pelaku teknis menjadi kurator kreatif, serta memperkuat kolaborasi antara manusia dan mesin dalam produksi visual modern.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/49 Perancangan Buku Pop-Up sebagai Media Edukasi Pencegahan Penyakit Kanker di Sukabumi 2026-03-02T23:12:06+07:00 Faisal Ramadhan Faisal.ramadhan_dv21@nusaputra.ac.id <p>Kanker merupakan salah satu penyakit yang menjadi momok bagi masyarakat global, termasuk di Sukabumi. Edukasi tentang pencegahan kanker menjadi krusial untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pemanfaatan buku pop-up sebagai media edukasi dalam upaya pencegahan penyakit kanker di Sukabumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan buku pop-up sebagai media edukasi pencegahan penyakit kanker di Sukabumi memiliki potensi yang signifikan. Buku pop-up mampu menarik perhatian pembaca, terutama anak-anak dan remaja, serta memberikan informasi secara visual yang mudah dipahami. Selain itu, partisipasi aktif dalam pembuatan buku pop-up juga dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan kanker. Pemanfaatan buku pop-up sebagai media edukasi pencegahan penyakit kanker di Sukabumi dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat dan deteksi dini kanker. Diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk mengoptimalkan penggunaan buku pop-up ini sebagai bagian dari program pencegahan penyakit kanker di Sukabumi.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/50 Perancangan Desain Feed Instagram untuk Meningkatkan Interaksi Konten dengan Pendekatan Algoritma Platform sebagai Variabel Moderasi 2026-03-02T23:20:09+07:00 Rizky Ramadhan. S rizky.ramadhan_dkv22@nusaputra.ac.id <p>Era media sosial kontemporer ditandai oleh dominasi sistem kurasi algoritmik yang secara fundamental mengubah dinamika distribusi dan interaksi konten. Instagram, sebagai platform visual-sentris, menempatkan Desain Komunikasi Visual (DKV) pada posisi strategis, namun efektivitasnya tidak lagi dapat diukur semata-mata dari prinsip estetika konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang strategi desain visual feed Instagram yang mampu meningkatkan interaksi konten, dengan secara spesifik menguji peran moderasi algoritma platform. Dalam lanskap digital saat ini, ketergantungan interaksi pada sistem algoritma menciptakan kesenjangan antara intensi desain dan performa aktual konten. Penelitian ini mengadopsi paradigma mixed-method dengan desain explanatory sequential. Tahap kuantitatif pertama melibatkan serangkaian eksperimen A/B testing untuk mengukur pengaruh variabel desain feed (X1), filter visual (X2), dan copywriting visual (X3) terhadap metrik interaksi konten (Y). Analisis regresi moderasi dengan SPSS PROCESS macro digunakan untuk menguji bagaimana variabel proksi algoritma (M), seperti waktu posting dan strategi tagar, memoderasi hubungan antara elemen visual dan interaksi. Tahap kualitatif kedua menggunakan analisis konten tematik dan wawancara mendalam untuk mengeksplorasi persepsi audiens dan memberikan konteks pada temuan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen visual tertentu secara signifikan memengaruhi metrik interaksi spesifik; sebagai contoh, layout carousel berkorelasi positif dengan saves, sementara copywriting visual yang kuat mendorong shares. Lebih krusial lagi, analisis moderasi mengonfirmasi bahwa efektivitas elemen-elemen desain ini secara signifikan diperkuat atau dilemahkan oleh kondisi algoritmik. Temuan ini mengarah pada perancangan prototipe feed adaptif yang mengintegrasikan kohesi visual dengan diversifikasi format dan desain yang sengaja menargetkan sinyal interaksi bernilai tinggi. Manfaat penelitian ini bersifat ganda: secara akademis, menambah literatur empiris mengenai peran moderasi algoritma dalam DKV digital; secara praktis, memberikan panduan strategis berbasis data bagi desainer konten dan pengelola media sosial untuk mengoptimalkan performa visual dalam ekosistem algoritmik yang dinamis.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/51 Perancangan Identitas Visual Media Digital sebagai Strategi Branding UMKM Sukabumi : Studi Kasus Lokal Level Up 2026-03-02T23:31:12+07:00 Ananda Wangsa ananda.wangsa_dkv19@nusaputra.ac.id <p>Program Lokal Level Up merupakan inisiatif untuk membantu UMKM di Sukabumi Scale Up dalam bentuk konten review yang bertujuan memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat luas, Lokal Level Up berangkat dari kesadaran bahwa UMKM sebagai nadi perekonomian bangsa masih menghadapi keterbatasan dalam memanfaatkan teknologi digital. Pesatnya kemajuan teknologi dan meningkatnya persaingan pasar membuat UMKM lokal sulit mempertahankan eksistensi, sehingga pemanfaatan media sosial menjadi peluang strategis untuk meningkatkan promosi. Sayangnya, sebagian besar pelaku UMKM di Sukabumi belum mengetahui keberadaan program ini belum berjalan optimal. Hasil pengumpulan data melalui pengamatan visual dan wawancara menunjukkan perlunya perancangan identitas visual agar program lebih dikenal. Penelitian ini bertujuan merancang identitas visual yang konsisten di media sosial, mencakup desain logo, tipografi, warna, serta elemen audio-visual seperti bumper in dan bumper out.Dengan metode kualitatif deskriptif melalui analisis konten, studi literatur desain, dan observasi branding digital, penelitian ini menghasilkan sistem identitas visual yang mendukung strategi komunikasi program sekaligus memperkuat branding untuk meningkatkan eksposur UMKM di platform digital khususnya Instagram dan TikTok</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/52 Perancangan Edible Packaging Berbasis Ecodesign sebagai Solusi Limbah Kemasan Sekali Pakai di Kantin Universitas Nusa Putra 2026-03-02T23:39:15+07:00 M. Ikmal Ramadan m.ikmal_dkv22@nusaputra.ac.id <p>Lingkungan universitas di Indonesia menghadapi krisis ganda yang bersumber dari aktivitas kantin: akumulasi limbah kemasan sekali pakai dan <em>food waste</em> yang signifikan, disertai ancaman kesehatan akibat migrasi zat kimia dari kemasan plastik konvensional. Perancangan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan multidimensional tersebut melalui pengembangan sistem <em>edible packaging</em> (kemasan dapat dimakan) yang fungsional, aman, dan dapat dikonsumsi, dengan berlandaskan pada prinsip <em>ecodesign</em> dan kerangka kerja <em>Life Cycle Assessment (LCA)</em>. Metodologi perancangan yang digunakan adalah pendekatan berbasis riset, yang mengintegrasikan analisis konteks pengguna di Kantin Universitas Nusa Putra, studi komparatif material biopolimer, dan proses <em>prototyping</em> iteratif. Hasil utama perancangan adalah "NusaBungkus", sebuah sistem kemasan yang terdiri dari beberapa komponen yang dirancang spesifik untuk jenis makanan yang berbeda di kantin, seperti lembaran untuk nasi, kantong untuk gorengan, dan wadah untuk sambal. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah, tetapi juga sebagai bagian integral dari hidangan yang dikonsumsi, sehingga secara teoretis mengeliminasi limbah pada akhir siklus hidupnya. Perancangan ini disimpulkan memiliki potensi signifikan untuk mengurangi jejak ekologis kantin secara drastis, meningkatkan standar kesehatan dan keamanan pangan bagi mahasiswa, serta berfungsi sebagai medium edukasi interaktif untuk menanamkan kesadaran keberlanjutan (<em>sustainability awareness</em>) dalam komunitas akademis.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/53 Perancangan Video Iklan Layanan Masyarakat tentang Bahaya Pinjaman Online bagi Individu dengan Perilaku Social Climber 2026-03-02T23:45:56+07:00 Arif Maulana arif.maulana_dv21@nusaputra.ac.id Agus Darmawan agusdarmawandkv@nusaputra.ac.id Tulus Rega Wahyuni tulus@nusaputra.ac.id <p>Di era digital, media sosial telah membentuk standar baru dalam kehidupan sosial yang mendorong individu, khususnya kelompok usia 20–35 tahun, untuk mengejar validasi sosial melalui perilaku <em>social climbing</em>, yaitu upaya meningkatkan status sosial dengan menampilkan gaya hidup konsumtif yang sering kali melampaui kemampuan finansial. Fenomena ini memicu tingginya penggunaan pinjaman online (pinjol) sebagai jalan pintas memenuhi tuntutan gaya hidup semu, meski berisiko terjerat utang berbunga tinggi dan tekanan psikologis. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2025 menunjukkan bahwa kelompok usia tersebut merupakan pengguna pinjol terbesar sekaligus penyumbang utama kredit macet. Kondisi ini mengindikasikan bahwa permasalahan pinjol tidak semata berkaitan dengan aspek finansial, tetapi juga mencerminkan gaya hidup konsumtif yang berisiko. Oleh karena itu, iklan layanan masyarakat memiliki peran strategis sebagai media edukatif dan persuasif untuk meningkatkan kesadaran kolektif, mendorong pengelolaan keuangan yang sehat, serta membangun perilaku sosial yang lebih bijak dan bertanggung jawab.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/54 Perancangan Virtual Tour untuk Pengenalan Lingkungan dan Fasilitas Sekolah SMKS Wira Informatika Global bagi Murid dan Calon Murid 2026-03-02T23:58:56+07:00 Saepudin saepudin_dkv19@nusaputra.ac.id Tulus Rega Wahyuni E tulus@nusaputra.ac.id <p>Penelitian ini membahas perancangan <em>virtual tour </em>sebagai media interaktif untuk memperkenalkan lingkungan dan fasilitas di SMKS Wira Informatika Global kepada murid maupun calon murid. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan sekolah untuk menghadirkan informasi yang lebih menarik, efektif, dan mudah diakses, terutama dalam era digital serta keterbatasan kunjungan langsung ke sekolah. Metode yang digunakan dalam perancangan ini meliputi tahap observasi lingkungan sekolah, dokumentasi visual menggunakan fotografi 360°, pengolahan visual dengan perangkat lunak pendukung, serta perancangan antarmuka interaktif. Hasil penelitian berupa prototipe <em>virtual tour </em>yang memungkinkan pengguna menjelajahi ruang kelas, laboratorium, fasilitas penunjang, dan area umum sekolah secara digital. Media ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pemahaman calon murid mengenai suasana belajar di sekolah, memperkuat citra lembaga, serta menjadi sarana promosi yang lebih <em>modern </em>dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/55 Studi Visual Livery Helm Pembalap Formula 1 Lewis Hamilton 2026-03-03T00:06:44+07:00 Abdurahman Abdurahman.handiyana_dkv22@nusaputra.ac.id <p>Helm pada ajang Formula 1 telah melampaui fungsi utamanya sebagai alat pelindung krusial, bertransformasi menjadi kanvas identitas visual dan ekspresi personal bagi pembalap. Sebagai salah satu ikon global dan pembalap tersukses dalam sejarah, helm Lewis Hamilton menjadi medium komunikasi yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara visual evolu si <em>livery </em>(desain corak) helm Lewis Hamilton dari berbagai musim menggunakan pendekatan teori unsur dan prinsip desain dalam seni rupa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis konten visual terhadap objek penelitian berupa dokumentasi foto helm yang representatif dari beberapa era penting dalam karirnya. Dalam setiap desainnya, ditemukan penerapan prinsip seni rupa yang kuat, terutama penekanan (<em>emphasis</em>) pada pesan-pesan kunci dan keseimbangan (<em>balance</em>) visual yang dinamis. Disimpulkan bahwa <em>livery </em>helm Lewis Hamilton berfungsi sebagai narasi visual yang merefleksikan tidak hanya perjalanan karir dan perkembangan identitas personalnya, tetapi juga perannya sebagai figur publik yang menggunakan platformnya untuk menyuarakan isu-isu sosial.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/56 Perancangan Board Game “Calligraphy For Fun“ sebagai Media Edukasi Pengenalan Khot untuk Meningkatkan Minat Siswa Ekstrakulikuler Kaligrafi di MA Nurul Huda Sukabumi 2026-03-03T00:13:28+07:00 Wafa Laelatul Miroziah wafa.laelatul_dv21@nusaputra.ac.id <p>Kaligrafi atau <em>khath </em>merupakan salah satu cabang seni Islam yang menarik untuk dipelajari. Kaligrafi Islam sering disebut sebagai “<em>seninya seni Islam</em>” (<em>the art of Islamic art</em>), yang menunjukkan bahwa kaligrafi memiliki makna yang luhur sekaligus indah (Sirojuddin A.R.). Seni kaligrafi dalam Islam merupakan perpaduan antara keindahan visual dan makna spiritual yang mendalam. Seni ini berfungsi sebagai sarana dakwah, ibadah, dan pendidikan (M. Dzaki). Penerapan pembelajaran kaligrafi di lingkungan pendidikan formal, khususnya melalui kegiatan ekstrakurikuler, diharapkan dapat mempermudah siswa dalam mempelajarinya. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran kaligrafi masih menghadapi beberapa kendala, seperti rendahnya minat siswa, kesulitan memahami jenis khat, serta keterbatasan waktu belajar.Untuk menjawab permasalahan tersebut, peneliti merancang sebuah media pembelajaran interaktif berupa <em>board game edukatif </em>berjudul <em>“Kaligrafi is Fun” </em>(Kaligrafi Itu Menyenangkan). Permainan ini dikembangkan berdasarkan kaidah-kaidah kaligrafi dari berbagai sumber dan menerapkan metode Hamidi sebagai dasar teknik penulisan, dengan fokus pada dua jenis khat, yaitu <em>tsulus </em>dan <em>riq‘ah</em>.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner kepada siswa peserta ekstrakurikuler kaligrafi di MA Nurul Huda Sukabumi, serta wawancara dengan ahli kaligrafi.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/57 Analisis Teori Gestalt pada Media Promosi Acara Tepang Karya Rentan Tahun 2022-2025 oleh Himpunan Mahasiswa DKV 2026-03-03T00:22:19+07:00 Haqi Wahyudi haqi.wahyudi_dv22@nusaputra.ac.id Irving Gustav Salim Irving.gustavsalim@nusaputra.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan teori Gestalt pada media promosi <em>Tepang Karya </em>yang dibuat oleh Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Nusa Putra. Kajian dilakukan menggunakan metode studi literatur dan observasi terhadap unggahan Instagram pada tahun 2022, 2023, dan 2025. Fokus penelitian ini terletak pada analisis warna dan tema yang digunakan untuk melihat bagaimana prinsip Gestalt diterapkan dalam membangun persepsi visual yang utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan warna dan tema yang konsisten membantu membentuk identitas visual acara dari tahun ke tahun. Setiap periode promosi menampilkan perbedaan suasana, mulai dari tampilan hangat dan sederhana hingga kesan profesional dan harmonis. Penerapan prinsip kesederhanaan, kesatuan, dan kesinambungan membuat desain promosi <em>Tepang Karya </em>mudah dikenali dan mampu menarik perhatian audiens. Penelitian ini menunjukkan bahwa teori Gestalt dapat menjadi dasar yang kuat dalam menciptakan komunikasi visual yang efektif di media sosial.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/58 Analisis Semiotika pada Poster dalam Membangun Citra Positif di 3 (Tiga) Instansi Pemerintahan Kota Sukabumi 2026-03-03T00:32:57+07:00 Tulus Rega Wahyuni E tulus@nusaputra.ac.id Mochammad Nazrudin Septiaji Mochammad.nazrudin_dv22@nusaputra.ac.id <p>Penelitian kualitatif deskriptif ini menganalisis secara sistematis tanda-tanda semiotika visual pada poster luar jaringan (spanduk/poster) yang digunakan oleh tiga instansi Pemerintah Kota Sukabumi, sebagai strategi untuk memperkuat reputasi dan menjamin legitimasi publik. Menggunakan kerangka semiotika Roland Barthes (denotasi, konotasi, dan mitos), penelitian ini bertujuan mengurai bagaimana kode non-verbal dalam media konvensional dikonstruksi untuk membentuk narasi citra positif (tepercaya, peduli, otoritatif). Hasil studi terhadap poster Polres, Dinas Kesehatan, dan imbauan Walikota menunjukkan upaya kolektif membentuk mitos birokrasi yang modern, humanis, dan responsif. Strategi kuncinya meliputi Humanisasi Otoritas (melalui sosok Polwan berjilbab dan sapaan lokal "MANGGA"), Kolektivitas Kepedulian (melalui kontras visual pada isu stunting), dan Integritas Kepemimpinan (melalui penegasan disiplin ASN oleh Walikota berseragam dinas). Studi ini menyimpulkan bahwa instansi pemerintah secara efektif memanfaatkan tanda visual yang strategis untuk impression management, secara mendalam menanamkan nilai-nilai kepedulian dan profesionalisme di benak masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi pada analisis semiotika kritis media komunikasi publik konvensional.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/59 Memahami Isu Antarkelas Sosial pada Film Parasite Berdasarkan Kajian Semiotika Roland Barthes 2026-03-03T00:44:56+07:00 Irma Yussalma Irmayussalma148@gmail.com <p>Film merupakan salah satu bentuk seni dan media komunikasi yang memadukan unsur audio, visual serta naratif. Melalui narasi, karakter, serta simbol-simbol lainnya, film mampu merefleksikan realitas sosial dan mengajak penonton untuk menafsirkan makna di balik peristiwa yang ditampilkan. Belakangan ini isu ketimpangan sosial dan konflik antarkelas menjadi fenomena yang semakin nyata dan ramai diperbincangkan. Berbagai film dan media lainnya pun mengangkat isu serupa, salah satunya film <em>Parasite </em>yang disutradarai Bong Joon Ho yang berhasil memenangkan penghargaan Oscar di tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna serta tanda-tanda yang terdapat dalam film <em>Parasite </em>menggunakan teori semiotika milik Roland Barthes berupa denotasi, konotasi dan mitos. Hasil analisis menunjukan bahwa film tersebut merefleksikan kontras sosial antarkelas yang tidak hanya tampak dari aspek finansial, namun juga akses terhadap pendidikan, tempat tinggal, dan kesempatan untuk hidup dengan layak. Fenomena ini pada akhirnya menciptakan hierarki sosial yang kian curam dan mempertajam konflik antarkelas sosial di bawah pengaruh sistem kapitalis modern. Melalui pendekatan semiotika Roland Barthes, film <em>Parasite </em>juga dapat dipahami sebagai kritik terhadap kapitalisme yang menaturalisasi ketimpangan sosial antara kaya dan miskin menjadi sesuatu yang wajar.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif http://prosiding.narsistik.nusaputra.ac.id/index.php/narsistik/article/view/60 Perancangan Flash Card Mengenai Prinsip-Prinsip Desain sebagai Bahan Pembelajaran bagi Siswa SMA Multimedia di Kota Sukabumi 2026-03-03T00:52:14+07:00 Diki Maulana Subagja diki.maulana_dv21@nusaputra.ac.id <p>Perkembangan teknologi informasi dan budaya visual menuntut siswa jurusan Multimedia untuk memahami prinsip-prinsip desain secara mendalam sebagai dasar dalam menghasilkan karya komunikasi visual yang efektif. Namun, hasil observasi di beberapa SMA di Kota Sukabumi menunjukkan bahwa proses pembelajaran masih berfokus pada teori dan belum sepenuhnya didukung oleh media pembelajaran visual yang menarik dan aplikatif. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya pemahaman konseptual siswa terhadap prinsip-prinsip desain seperti keseimbangan, kontras, ritme, proporsi, dan kesatuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa flash card prinsip-prinsip desain yang disesuaikan dengan karakteristik siswa jurusan Multimedia di Kota Sukabumi. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Tahap analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan media pembelajaran; tahap desain merancang konten dan tampilan visual berdasarkan prinsip desain komunikasi visual; tahap pengembangan menghasilkan produk flash card dalam bentuk cetak dan digital; tahap implementasi dilakukan melalui uji coba kepada siswa; dan tahap evaluasi digunakan untuk menilai kelayakan serta efektivitas media.</p> 2025-11-15T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Desain, Pariwisata dan Industri Kreatif