Perancangan Video Iklan Layanan Masyarakat tentang Bahaya Pinjaman Online bagi Individu dengan Perilaku Social Climber
Kata Kunci:
Iklan Layanan Masyarakat, Pinjaman Online, Social ClimberAbstrak
Di era digital, media sosial telah membentuk standar baru dalam kehidupan sosial yang mendorong individu, khususnya kelompok usia 20–35 tahun, untuk mengejar validasi sosial melalui perilaku social climbing, yaitu upaya meningkatkan status sosial dengan menampilkan gaya hidup konsumtif yang sering kali melampaui kemampuan finansial. Fenomena ini memicu tingginya penggunaan pinjaman online (pinjol) sebagai jalan pintas memenuhi tuntutan gaya hidup semu, meski berisiko terjerat utang berbunga tinggi dan tekanan psikologis. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2025 menunjukkan bahwa kelompok usia tersebut merupakan pengguna pinjol terbesar sekaligus penyumbang utama kredit macet. Kondisi ini mengindikasikan bahwa permasalahan pinjol tidak semata berkaitan dengan aspek finansial, tetapi juga mencerminkan gaya hidup konsumtif yang berisiko. Oleh karena itu, iklan layanan masyarakat memiliki peran strategis sebagai media edukatif dan persuasif untuk meningkatkan kesadaran kolektif, mendorong pengelolaan keuangan yang sehat, serta membangun perilaku sosial yang lebih bijak dan bertanggung jawab.